Struktur Dasar Pola Batik

pola-batik

Motif batik klasik disusun berdasarkan ragam hias yang sudah baku, dimana susunannya terdiri atas 3 komponen antara lain :

  1. Komponen Utama :

Komponen utama dalam batik berupa ornamen – ornamen gambar bentuk tertentu yang merupakan unsur pokok. Ornamen ini sering kali dijadikan nama dalam motif batik.

  1. Komponen Pengisi :

Komponen pengisi merupakan gambar – gambar yang di buat untuk mengisi bidang di antara motif utama. Bentuknya lebih kecil dan tidak turut membentuk arti atau jiwa dari pol batik itu. Motif pengisi ini juga disebut ornamen selingan.

  1. Komponen Isen – Isen :

Isen – isen berfungsi untuk memperindah pola batik secara keseluruhan. Komponen itu bisa diletakkan untuk menghiasi motif utama maupun pengisi dan juga untuk mengisi dan menghiasi bidang –bidang kosong antara motif – motif besar. Isen – isen umumnya merupakan titik, garis lurus, garis lengkung, lingkaran – lingkaran kecil dll. Isen – isen ini memiliki nama – nama tertentu sesuai dengan bentuknya dan tidak jarang nama isen – isen ini disertajan pada nama motif batik.